
Aceh Tamiang – 22 Desember 2025.
Di tengah kondisi banjir yang masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tamiang, suasana berbeda tampak di salah satu lokasi pengungsian. Anak-anak yang terdampak banjir terlihat tetap ceria dan penuh semangat saat mengikuti kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh Gugus Hukum Lingkungan.
Banjir yang terjadi akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir telah merendam rumah warga, melumpuhkan akses jalan utama, serta berdampak pada sektor pertanian dan perkebunan masyarakat. Kondisi tersebut memaksa sebagian warga, termasuk anak-anak, harus meninggalkan rumah dan beraktivitas di lokasi pengungsian sementara.
Berdasarkan rekaman video di lapangan, anak-anak tampak antusias mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Gugus Hukum Lingkungan. Permainan edukatif, aktivitas kreatif, serta interaksi hangat dengan para relawan menjadi sarana untuk mengurangi rasa trauma dan kebosanan akibat bencana banjir.


Tawa dan senyum anak-anak menjadi pemandangan yang kontras dengan kondisi sekitar yang masih digenangi air. Meski berada dalam situasi darurat, kegiatan ini berhasil menghadirkan suasana positif dan memberi ruang aman bagi anak-anak untuk tetap bermain dan belajar.
Gugus Hukum Lingkungan hadir tidak hanya untuk memberikan bantuan kemanusiaan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap aspek sosial dan psikologis korban bencana, khususnya anak-anak. Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya memastikan hak anak untuk mendapatkan perlindungan, rasa aman, dan dukungan psikososial tetap terpenuhi, meskipun berada dalam situasi bencana.
Selain kegiatan bagi anak-anak, relawan juga melakukan edukasi ringan mengenai lingkungan dan pentingnya menjaga alam, sebagai refleksi dari peristiwa banjir yang kerap berulang akibat kerusakan lingkungan dan perubahan tata guna lahan.
Keceriaan anak-anak Aceh Tamiang di tengah banjir menjadi simbol harapan bahwa semangat hidup dan kepedulian sosial tetap tumbuh meski dilanda bencana. Kehadiran Gugus Hukum Lingkungan menunjukkan bahwa penanganan bencana tidak hanya soal infrastruktur dan logistik, tetapi juga tentang menjaga kemanusiaan dan masa depan generasi muda.
Tiktok:
https://vt.tiktok.com/ZSP7dHwvb/
https://vt.tiktok.com/ZSP7dCWJy/

